Daftar Club Futsal yang Berlaga di Pro Futsal League 2021

Pro Futsal League 2021 terdengar kabar bahwa akan diubah secara format kompetisi dimana biasanya terdapat dua grup dan akan disederhanakan menjadi satu grup. Adanya pandemi Covid-19 membuat federasi futsal mengubah perencanaan jangka panjang mereka pada kompetisi futsal di Indonesia. Salah satunya yaitu kelanjutan format kompetisi PFL

Dari pertama bergulirnya kasta tertinggi kompetisi futsal tahun 2015 lalu, liga futsal sudah diikuti oleh 16 klub yang dibagi ke dua grup dan masing-masing grup berisikan 8 tim.

Lalu d tahun 2016, seluruh tim harus memainkan dua pertandingan setiap dua minggu selama tujuh minggu dengan jangka waktu 4 bulan. Namun di tahun 2021 ini, format tersebut akan diubah. Lewat rapat koordinasi FFI dengan klub peserta kompetisi futsal tahun 2020, menyatakan bahwa format liga untuk musim depan mengalami perubahan yakni dengan hanya terdapat satu grup saja dan diikuti sekitar 12 tim.

Selain itu, klub peserta yang diambil yaitu tim-tim yang mampu bertahan di kompetisi PFL tahun 2020. Karena tidak ada Liga Futsal Nusantara pada tahun 2020, alhasil tidak ada klub promosi.

Semua tim tersebut akan menjalankan kompetisi liga sekitar 4 sampai 8 bulan atau membutuhkan waktu paling banyak 26 pekan. Setiap tim akan saling bertemu dan bertanding sebanyak 2 kali. Tidak hanya itu, kompetisi PFL 2021 nantinya juga menyesuaikan jadwal atau kalender pertandingan futsal Internasional, hal ini tentu sebagai dukungan kepada timnas futsal negara Indonesia.

Dikarenakan tidak dijalankannya kompetisi sepanjang tahun 2020 khususnya pada Liga Futsal Nusantara, membuat tidak ada klub atau tim yang promosi ke kompetisi PFL di tahun 2021. Maka dari itu peserta yang akan mengikuti PFL 2021 adalah tim-tim yang berhasil bertahan. Nah, berikut ini ke-12 tim yang terpilih sebagai peserta PFL 2021, yaitu:

  •         Black Steel Manokwari
  •         Giga FC Kota Metro
  •         SKN FC Kebumen
  •         Vamos Mataram
  •         Bintang Timur Surabaya
  •         Cosmo FC Jakarta
  •         Kancil BBK Pontianak
  •         MAS Young Rior Luwu Utara
  •         Halus FC Jakarta
  •         IPC Pelindo II Jakarta
  •         Jeck Kato 86 Berau
  •         Bank Sumut

Itulah ke-12 tim yang terpilih sebagai peserta untuk menjalankan ketatnya kompetisi PFL 2021 dimana seluruh tim akan memainkan liga dalam waktu kurang lebih 26 pekan dan seluruh tim akan saling bertemu dan mengalahkan. Juara bertahan dari kompetisi PFL terakhir yaitu Black Steel dimana pada babak final sukses menaklukan SKN dalam laga yang cukup sengit. Lalu, apakah Black Steel bisa mempertahankan kejayaannya sebagai juara bertahan? Atau akan lahir sang juara baru dan berhasil merebut tahta Black Steel? Jika penasaran, simak terus setiap laganya.

Orang-Orang yang Berjasa Terhadap Berkembangnya Futsal di Tanah Air

Dapat dikatakan sejarah dari permainan futsal sudah lumayan lama ada di tanah air. Dimana perjalanan futsal sendiri di mulai tahun 1999 dan diprakarsai oleh orang bernama Prof. Juan Carlos yang merupakan orang berkebangsaan Argentina.

Namun baru di tahun 2002 lalu futsal baru diakui secara resmi khususnya di Indonesia saat Indonesia dipilih sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan kejuaraan futsal se-Asia di kota Jakarta oleh Asian Football Confederation.

Walaupun bisa dikatakan masih baru, akan tetapi jenis olahraga satu ini lumayan banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya jumlah lapangan futsal yang terdapat di berbagai kota hingga daerah-daerah terpencil. Itu berarti sejalan dengan tingginya minat masyarakat memainkan olahraga tersebut.

Awal mulanya, pertandingan musiman futsal di tanah air dinamakan Indonesia Futsal League atau IFL serta LFWI (Liga Futsal Wanita Indonesia). Namun di tahun 2015 silam, IFL berganti nama dengan nama baru yaitu Pro Futsal League (PFL) serta LFWI juga berganti nama yakni Women Pro Futsal League (WPFL).

Di Indonesia terdapat nama tokoh yang berjasa dengan berkembangnya olahraga futsal di Indonesia. Orang tersebut seperti, Wandy Batangtaris yang merupakan anggota  dari komite Futsal FIFA serta Ronny Pattinasarani yang diklaim sebagai pelopor atas berkembangnya olahraga futsal di tanah air. Masih ada satu nama lain yang begitu serius untuk mengembangkan olahraga futsal sampai saat ini yaitu Hary Tanoesoedibjo.

Di masa kompetisi PFL bergulir, olahraga futsal di tanah air banyak digemari masyarakat awam. Menjadi salah satu pemicunya adalah karena setiap pertandingan futsal sering disiarkan di layar televisi tv swasta lingkup nasional.

Mulai saat itu olahraga futsal semakin mendapatkan perhatian oleh berbagai kalangan masyarakat termasuk para media. Ketua FFI di masa itu yakni Hary Tanoesoedibjo mempunyai peran penting akan kemajuan olahraga futsal di Indonesia. Selain itu FFI juga sering menyelenggarakan turnamen di tingkat kabupaten sampai provinsi. Hal ini dilakukan supaya olahraga futsal semakin dicintai.