Teliti Sebelum Membeli Sepatu Futsal

sepatu-futsal.com – Pemain futsal professional maupun non professional pasti memperhatikan penggunaan sepatu. Pemilihan sepatu futsal yang salah dapat mengakibatkan cedera di kaki dan dapat menyebabkan kecelakaan saat pertandingan. Sepatu futsal tentu berbeda dengan sepatu bola pada umumnya.

Hal ini dikarenakan jenis lapangan yang berbeda. Pada sepatu bola terdapat pul sebagai penguat pijakan kaki di lapangan yang terbuat dari tanah agar tidak licin, sedangkan pada sepatu futsal, terdapat sol karet sebagai penguat pijakan kaki di lantai yang umumnya terbuat dari rumput sintetis. Sekilas sol sepatu futsal mirip dengan sepatu kets pada umumnya.

Sebelum menentukan jenis sol yang akan dipilih, sebaiknya pahami dulu mengenai bagian-bagian sepatu futsal seperti di bawah ini:

  1. Bagian Atas

Upper sepatu futsal adalah material yang menutupi bagian atas sepatu yang biasanya terbuat dari beberapa jenis bahan. Mulai dari bahan kulit baik yang asli maupun sintetis, bahan rajut atau jaring.

bagian upper pada sepatu futsal

Ada sepatu yang mengombinasikan beberapa bahan sekaligus. Pilihlah bahan material sepatu yang pas dan nyaman di kaki.

  1. Sol Bawah 

Sol bawah atau yang disebut outsole menjadi bagian penting karena bagian inilah yang akan memberikan kestabilan di kaki pada saat digunakan. Ada beberapa bahan yang biasa digunakan sesuai dengan tipe lapangan futsal.

Pemilihan outsole yang tepat akan membuat kaki bergerak lincah dengan grip yang kokoh pada lapangan.

  1. Sol Dalam

Biasa disebut dengan insole. Insole yang nyaman akan membuat kaki dari resiko cedera karena bagian ini adalah area dalam yang menyentuh bagian telapak kaki pemain secara langsung. Pada beberapa merk sepatu futsal, insole bisa dilepas dengan tujuan mudah dibersihkan dan diangin-anginkan sehingga bau yang ada.

Insole didesain dengan bentuk khusus sehingga bisa membantu mengoreksi bentuk kaki agar bisa menopang tubuh dengan sempurna. Dengan demikian, pergerakan pemain menjadi nyaman dan tidak mudah sakit di bagian kaki. Pilihlah insole yang bagus dan empuk.

Baca Juga : Tips Hemat Belanja Perlengkapan Futsal

  1. Bantalan Tumit

Bantalan tumit adalah bagian dari insole yang fungsinya menopang tumit kaki. Biasanya berbahan empuk dan didesain sesuai dengan ukuran tumit sebanding dengan ukuran sepatu.

Seperti fungsi insole pada umumnya, bantalan tumit juga berperan mencegah cedera pada kaki dan lecet ketika bergerak aktif di lapangan.

  1. Vamp Sepatu

Vamp adalah bagian depan sepatu yang letaknya ada di bagian atas sepatu. Area ini biasa digunakan untuk menendang bola. Setiap produsen sepatu membuat bagian vamp berbeda-beda yang menjadi ciri khas masing-masing.

Ada yang hanya menjahit bagian vamp dan yang lain memberikan teknologi khusus sehingga pemain bisa mengontrol dan menendang bola lebih maksimal. Pilih vamp yang mempunyai area lebih luas dan bukan bagian dari tali sepatu. Tujuannya adalah agar area tendangan bisa lebih luas dengan kekuatan yang maksimal.

Sebelum mengenal jenis-jenis outsole, ada baiknya memahami tipe lapangan futsal yang biasa ada di sekitar kita:

  1. Vynile 

Jenis lapangan ini disebut juga dengan rubber atau karet dan menjadi salah satu yang disukai oleh pemain futsal. Bahan dasarnya menyerupai karet dengan permukaan yang lembut sehingga terasa empuk dan aman bagi mereka yang suka melakukan aksi diving untuk penyelamatan gawangnya. Tingkat kerataan lapangan ini cukup baik sehingga bola dapat meluncur dengan lancar.

  1. Rumput Sintetis 

Lapangan jenis ini sebenarnya tidak sesuai untuk pertandingan futsal standar FIFA. Namun jenis ini justru banyak terdapat di Indonesia. lapangan rumput sintetis peruntukannya sebenarnya untuk indoor soccer bukan untuk futsal.

Namun karena lapangan ini lebih lembut dan empuk, pemain futsal lebih menyukai lapangan jenis ini. Permukaan lapangan ini tidak rata seperti jenis lapangan lain sehingga laju bola tidak terlalu cepat dan mudah dikuasai.

  1. Parket

Lapangan jenis ini kurang popular di Indonesia dan lebih banyak digunakan di daerah Eropa dan Amerika Latin. Biasanya digunakan untuk lapangan basket. Bahan yang digunakan adalah kayu yang mempunyai kemampuan cukup baik dalam memantulkan bola.

jenis lapangan parket untuk bermain futsal

Lapangan ini cukup baik karena permukaannya yang kesat dan keras serta tidak licin. Namun biaya perawatan cukup mahal karena mudah rusak yang disebabkan oleh faktor cuaca dan tingkat kelembaban.

  1. Semen 

Lapangan futsal ini membuat futsal menjadi olahraga outdoor dengan lapangan yang disemen halus. Biasa ditemui di pinggiran kota besar dan biaya pembuatannya jauh lebih murah dan tahan lama. Permukaannya cukup rata sehingga laju bola mulus dan lancar.

Namun dengan permukaan yang keras, pemain harus berhati-hati terhadap resiko cidera jika terjatuh. Karena berada di luar atau outdoor, mungkin saja terkena hujan dan basah sehingga menjadi licin.

Setelah mengenali jenis-jenis lapangan, sekarang kita pahami 2 jenis sol sepatu futsal:

  1. TF

Singkatan dari Turf yang biasa digunakan untuk tipe lapangan yang terbuat dari rumput sintetis. Mempunyai banyak stud/pul kecil-kecil yang berfungsi untuk menambah daya cengkeram (grip) ke permukaan lapangan rumput.

sepatu futsal turf

Bahan outsole yang biasa digunakan berasal dari karet. Untuk penggunaan di lapangan parket akan mempengaruhi akselerasi pemain karena banyaknya stud yang mencengkeram sehingga sedikit mengganggu pergerakan.

  1. IC 

Merupakan singkatan dari Indoor Court yang tidak memiliki stud dan bahan outsolenya biasanya terbuat dari karet. Popular dengan sebutan SOL IC/IN. tipe outsole ini lebih tepat digunakan untuk lapangan dengan permukaan halus seperti parket atau vynile. Namun karena tipe ini lebih banyak dijual dibandingkan dengan outsole tipe TF, tidak sedikit pemain yang menggunakan SOL IC di lapangan dengan pemukaan rumput sintetis.

Jika terlanjur membeli sepatu dengan sol stud sedangkan kamu lebih menyukai bermain di lapangan parket, maka sepatu tersebut bisa diganti solnya sesuai keinginanmu. Ada beberapa tempat yang menyediakan jasa ini. Biaya mengganti sol tentu jauh lebih murah daripada mengganti sepatunya bukan?