Larangan-larangan yang Harus Dipatuhi Kiper Futsal

Sama seperti permainan sepakbola, pada pertandingan futsal pastinya mempunyai kiper atau penjaga gawang dan memiliki fungsi untuk menjaga gawang dari serangan tim lawan supaya tidak kebobolan.

Kiper pun memiliki peraturan serta larangan yang tidak boleh dilanggar, karenanya harus memahami setiap aturan yang ada.

Sehebat apapun sang penjaga gawang/ kiper apabila tidak menghiraukan peraturan juga larangan yang ada, maka permainan tidak akan berjalan dengan baik.

Jadi, seorang kiper itu haruslah memahami semua larangan yang ada, sehingga dapat menyajikan pertandingan yang profesional dan berkelas.

Pelanggaran dan Larangan

Untuk menjadi penjaga gawang atau kiper dari permainan futsal memang tidak gampang seperti yang terlihat, sebab ada kalanya kiper juga bisa melakukan sebuah pelanggaran atau kesalahan.

Tentunya kesalahan yang dilakukan dapat dikenakan sanksi berupa tendangan bebas yang dilakukan oleh pihak lawan.

Berikut adalah pelanggaran yang bisa saja dilakukan kiper atau penjaga gawang, yaitu :

  • Ketika backpass, kiper mengontrol atau memegang bola dengan tangan. Dimana pengertian backpass adalah pengembalian bola dari pemain/ pihak lawan yang dilakukan secara sengaja diarahkan dari belakang pada penjaga gawang.
  • Kiper menguasai bola dengan kaki atau tangan melebihi 4 detik. Baik saat memegang bola dari kawan maupun lawan.
  • Mengontrol atau menyentuh bola dengan tangan saat menerima bola dari salah satu pemain (satu tim), ketika melakukan tendangan ke arah dalam.
  • Kiper menerima bola dari kawan setim dengan kaki atau tangan setelah bola dilemparkan ke arah depan dan belum lewat garis tengah lapangan, juga belum dimainkan dan mengenai pemain lawan.

Sanksi Lain Pada Permainan Futsal

Tidak hanya kiper saja yang harus mematuhi peraturan atau larangan, pemain lainnya juga memiliki aturan yang memang harus dipatuhi. Dimana jika tidak mematuhinya, maka akan mendapatkan sanksi/ hukuman sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Sanksi tersebut bisa berupa peringatan, dikeluarkan serta tindakan disiplin. Berikut dibawah ini adalah penjelasannya :

Diberi Peringatan

Hukuman atau sanksi yang pertama dan biasanya diberikan wasit kepada pemain adalah peringatan. Sanksi tersebut akan diberikan bila melakukan pelanggaran berikut ini :

  • Saat pemain tidak bermain secara sportif.
  • Saat ada pemain yang berselisih sehingga melakukan tindakan serta ucapan tidak pantas (menghina).
  • Secara sengaja mengulur waktu saat pertandingan mulai.
  • Selalu melakukan pelanggaran.
  • Pemain tidak memberikan jarak saat ada pemain yang akan melakukan tendangan.
  • Ketika ada pemain yang masuk ke arena tanpa adanya izin dari wasit serta menyalahi aturan saat pergantian pemain.
  • Dengan sengaja meninggalkan arena pertandingan tanpa izin terlebih dahulu.

Pemain keluar dari lapangan

Selanjutnya adalah sanksi dikeluarkan dari arena atau lapangan. Biasanya hukuman ini diberlakukan ketika wasit mendapatkan adanya pelanggaran berikut : 

  • Ketika pemain melakukan sebuah pelanggaran yang serius dan tidak dapat ditolerir.
  • Melakukan tindakan kasar kasar saat pertandingan sedang berlangsung.
  • Melakukan tindakan seperti meludahi pemain dari tim lawan.
  • Melakukan penyerangan terhadap pemain dari lawan tanding dengan tindakan atau sikap yang mencaci atau menghina, walaupun hanya dari gerakan tubuh.
  • Memegang bola dengan tangan dan disengaja guna menghalangi serta menghilangkan kesempatan bagi lawan mencetak gol.
  • Saat pemain mendapatkan dua kali kartu kuning.

Tindak disiplin yang dilakukan oleh wasit

Sebagai seorang wasit, maka harus bisa menjadi pihak netral agar dapat menjadi juri juga penengah serta mempunyai hak untuk memberikan tindak disiplin kepada para pemain yang memang melakukan pelanggaran. Berikut merupakan poin-poinnya :

  • Wasit memiliki kewenangan untuk melakukan tindak disiplin sekalipun pertandingan belum dimulai, ketika sudah dilaksanakan sampai dengan pertandingan tersebut selesai dan semua wasit meninggalkan lapangan atau arena pertandingan.
  • Setiap wasit memiliki hak untuk memberikan hukuman atau sanksi, seperti pengusiran dan peringatan pada pemain yang memang terkena pelanggaran.
  • Segala tindakan disiplin dari wasit tersebut akan diberlakukan pada pemain, tidak hanya untuk tim sendiri maupun tim lawan ketika semua melakukan pelanggaran. Tiap pelanggaran tersebut tentu akan ditindak sesuai dengan jenisnya.
  • Pada futsal, sama seperti permainan sepak bola pada umumnya. Dimana kartu kuning akan digunakan sebagai peringatan bagi pemain saat mereka melakukan sebuah pelanggaran ringan dan kartu merah untuk pemain dengan pelanggaran serius. Jika ada yang memperoleh kartu merah, maka pemain tersebut harus keluar dari lapangan.
  • Baik kartu merah maupun kuning, bisa dikenakan kepada semua pemain termasuk pemain cadangan.

Demikian informasi mengenai larangan bagi kiper yang wajib dipatuhi dan sanksi lainnya yang harus diketahui oleh para pemain, bila kedapatan dari mereka melakukan pelanggaran saat berada di sebuah pertandingan.

Dimana dalam hal ini peran serta sikap netral dari wasitlah yang sangat dibutuhkan. Agar dapat menentukan apakah pemain tersebut memang melakukan pelanggaran serta apa sanksi yang harus mereka terima.