Mengenal FFI, Asosiasi Futsal di Indonesia

Hampir setiap kalangan masyarakat di seluruh dunia pasti sudah tidak asing lagi dengan olahraga futsal. Futsal atau yang dulu dikenal dengan sepak bola indoor (dalam ruangan) merupakan cabang olahraga yang memiliki kesamaan dengan sepak bola yaitu sama-sama dimainkan oleh dua tim. Perbedaannya ada pada jumlah pemain dari masing-masing tim. Olahraga futsal ini hanya terdiri dari 5 pemain tiap tim dan dilakukan di dalam ruangan sedangkan sepak bola ada 11 pemain. Futsal pertama kali dikenalkan pada tahun 1930 di Uruguay dan berada dibawah pengawasan FIFA (Federation Internationalee de Football Association).

Keberadaan futsal di Indonesia sendiri mulai diakui secara resmi tahun 2002 disaat Indonesia menjadi penyelenggara kejuaraan AFC (Asian Football Confederation). Kemudian berbagai kompetisi futsal dimulai pada tahun 2006-2007 yang dikenal dengan IFL (Indonesia Futsal League) dibawahi oleh BFN (Badan Futsal Nasional). Namun pada tahun 2014 lembaga Badan Futsal Nasional (BFN) itu dibubarkan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan berganti menjadi Asosiasi Futsal Indonesia (AFI). Setelah setahun kemudian, Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) resmi berubah nama menjadi Federal Futsal Indonesia (FFI) hingga saat ini.

Federal Futsal Indonesia (FFI) yang resmi diketuai oleh Hary Tanoesoedibjo ini fokus mengurusi segala hal yang berkaitan dengan olahraga futsal di Indonesia. Federal Futsal Indonesia (FFI) memiliki perwakilan di setiap kota yang dinamakan Asosiasi Futsal Kota (AFK) dan juga di setiap provinsi yaitu Asosiasi Futsal Provinsi (AFP). Federal Futsal Indonesia (FFI) juga sudah menyediakan fasilitas seperti lapangan futsal dan GOR yang sudah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Dari tahun 2019 sampai tahun 2021, Federal Futsal Indonesia (FFI) telah fokus untuk menangani keempat hal yakni futsal development, organisasi, kompetisi & kejuaraan, serta Timnas Futsal Indonesia. Untuk Timnas Futsal Indonesia terdapat tiga kategori yaitu putra, putri dan U20.

Pada program Futsal Development, FFI fokus menyediakan kursus bagi siapa saja yang ingin menjadi perangkat pertandingan, pelatih maupun instruktur. Perangkat pertandingan sendiri terdiri dari tiga komponen yaitu Wasit, Penilai Wasit, dan Pengawas Pertandingan. Pelatih seperti yang kita ketahui adalah orang yang bertanggung jawab untuk menyiapkan fisik dan mental para pemain, menyusun strategi maupun taktik bermain. Kursus pelatih di FFI diutamakan untuk futsal level nasional dan AFC. 

Sedangkan instruktur bertugas mengawasi dan memberikan bimbingan kepada para pelatih dan wasit. Kursus-kursus tersebut diadakan oleh masing-masing Asosiasi Futsal Kota (AFK) maupun Asosiasi Futsal Provinsi (AFP). 

Kompetisi futsal pertama kali sudah diadakan tahun 2006 oleh Badan Futsal Nasional, kemudian dilanjutkan FFI sejak tahun 2015 yang sudah menyelenggarakan kompetisi futsal yaitu Futsal Super League dan berubah nama menjadi Pro Futsal League (PFL) yang berlaku sampai sekarang. Pro Futsal League (PFL) sendiri terdiri dari 16 klub yang dibagi lagi menjadi 2 grup, masing-masing grup terdiri dari delapan tim. Klub yang berhasil menjadi juara Pro Futsal League akan melaju ke Piala AFC sebagai perwakilan Indonesia, sedangkan untuk runner up atau peringkat kedua berhak mewakili Indonesia di Piala AFF. 

Berbagai pencapaian sudah didapatkan salah satunya oleh Timnas Futsal Indonesia yang masuk empat besar di Asia Tenggara dan sepuluh besar di Asia. Timnas Futsal Indonesia yang sebelumnya dilatih oleh Kensuke Takahashi juga pernah menjuarai Piala Futsal AFF tahun 2010.

Sejak kepemimpinan Hary Tanoesoedibjo di Federasi Futsal Indonesia, olahraga futsal di Indonesia semakin mengalami kemajuan. Dengan adanya FFI, olahraga ini juga semakin digemari masyarakat mulai dari kalangan anak-anak muda hingga orang tua, laki-laki maupun perempuan. Bahkan futsal sudah menjadi seperti life style atau gaya hidup bagi orang-orang di kota besar hingga di desa-desa. Tidak hanya digemari karena ingin mulai hidup sehat dengan olahraga namun juga untuk melepas penat. 

Selain memiliki website resmi, FFI juga sudah merambah ke berbagai sosial media seperti facebook, instagram, dan twitter. Hal itu digunakan untuk mengumumkan jadwal liga futsal yang ditayangkan secara live streaming dan berbagi informasi lainnya mengenai futsal. Dengan begitu, FFI akan lebih mudah menjangkau generasi muda di seluruh daerah di Indonesia.

Hasil dari kongres tahunan yang berlangsung pada bulan Desember 2021 lalu, menyebutkan bahwa Federal Futsal Indonesia memiliki keinginan untuk membawa olahraga futsal menjadi industri layaknya olahraga sepak bola. Menurut Hary Tanoesoedibjo selaku ketua FFI, apabila futsal semakin maju dan dijadikan industri maka futsal akan menjanjikan dalam hal karier untuk para pemain, pelatih dan wasit. Selain itu, adanya kemudahan untuk mendapatkan banyak sponsor pertandingan. FFI juga berencana agar cabang olahraga futsal bisa terlepas dari naungan FIFA dan memiliki federal internasional sendiri.